Gizi Untuk Ibu Yang Sedang Hamil

4 Mar

Gizi ibu hamil sangatlah penting karena menyangkut dua orang yaitu sang ibu sendiri serta janin yang dikandungnya. Bila tidak terpenuhi dengan baik maka akan berdampak negatif bagi kesehatan ibu sekaligus perkembangan janinnya. Oleh karena itu ibu hamil harus mengkonsumsi makanan yang mengandung semua unsur zat gizi sesuai kebutuhan setiap harinya.

Dibawah ini aadalah beberapa zat gizi yang sangat berperan penting selama masa kehamilan :

1.  Kalsium (Ca)

Kalsium sangatlah penting bagi pembentukan tulang dan gigi yang kuat. Bagi ibu hamil perlu mengkonsumsi kurang lebih 1000 mg kalsium setiap harinya, terutama pada masa akhir kehamilan. Jika ibu hamil kurang mengkonsumsi kalsium, maka janin akan mengambil persediaan kalsium pada tulang ibu sehingga ibu akan mengalami resiko osteoporosis di kemudian hari.  Efeknya juga akan menyebabkan kram pada kaki, kejang pada otot betis dan sakit kepala.

Makanan sumber kalsium yaitu susu,  ikan, brokoli, rumput laut, sayuran hijau, yoghurt, biji wijen, roti, mentega, es krim.

Makanan yang bisa membatasi penyerapan kalsium yaitu garam, kafein dan alkohol.

2. Asam Folat

Asam folat sangatlah penting karena untuk mencegah terjadinya cacat bawaan pada janin, seperti spina bifida (gangguan pada urat saraf tulang belakang yang bisa menyebabkan kelumpuhan dan tidak berfungsinya kandung kemih serta pengontrol buang air besar) dan cacat pada langit-langit mulut.

Asam folat termasuk golongan vitamin B dan bisa ditemukan pada jeruk, pisang, bayam, brokoli, kembang kol, tomat, wortel, serelia, biji-bijian, alpukat, kacang kapri, asparagus, dan ragi.

3. Zat Besi (Fe)

Zat besi sangat penting untuk pembentukan dan mempertahankan kesehatan sel darah merah sehingga bisa menjamin sirkulasi oksigen dan zat-zat gizi yang baik bagi ibu hamil. Bila kekurangan zat besi maka dapat menyebabkan anemia dan mengganggu proses kehamilan. Kebutuhan akan zat besi terutama dibutuhkan pada trimester kedua dan ketiga karena pada masa ini pertumbuhan janin dan penambahan volume darah ibu berlangsung dengan pesat.

Kebutuhan zat besi perhari untuk ibu hamil kurang lebih 15 mg yang bisa didapatkan dari makanan yang kaya akan zat besi seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, daging merah, serelia, hati. Namun tidak disarankan untuk mengkonsumsi hati secara berlebihan karena mengandung vitamin A yang tinggi dan kelebihan vitamin A dapat meracuni janin.

Makanan yang dapat membantu penyerapan zat besi yaitu makanan yang mengandung vitamin C seperti jeruk, jus jeruk, jus jambu biji, strawberry.

Makanan yang dapat menghambat penyerapan zat besi yaitu teh, kopi, coklat, rempah serta kalsium susu dan produk olahannya.

Efek samping dari mengkonsumsi makanan kaya zat besi adalah bisa menimbulkan sembelit, oleh karena itu sebaiknya mengkonsumsi buah-buahan, sayuran yang berserat tinggi dan minum delapan gelas air putih perhari.

4. Seng (Zn)

Seng sangat diperlukan selama hamil karena untuk menjamin pertumbuhan janin yang sehat serta membantu meningkatkan sistem imunitas dan respon otot sang ibu agar kontraksi otot lebih efektif sehingga proses persalinan akan berjalan lebih lancar dan singkat.

Kekurangan Seng selama masa hamil dapat menyebabkan masalah serius seperti keguguran, cacat bawaan atau terhambatnya pertumbuhan janin.

Makanan yang banyak mengandung seng seperti seafood, ikan yang berlemak tinggi, makanan yang berserat tinggi serta keju tua.

Rosa – Ibukitakartini.com

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: