Syal – Asesoris Fashion – Sejarah dan Fungsinya

21 Apr

Fashion Selendang dan syal!
Salah satu aksesoris yang paling abadi yang tidak pernah kehilangan daya tarik adalah syal. Bahkan dari generasi ke generasi telah memakainya selama beberapa abad. Dikenakan untuk di seluruh dunia untuk memberikan kehangatan dan perlindungan terhadap dinginnya cuaca, atau dipakai untuk keperluan agama dan budaya … penggunaan juga telah berevolusi menjadi tujuan lainnya.

Latar Belakang :
Bertentangan dengan apa yang sebagian orang mungkin pikirkan, penggunaan syal bukanlah hal yang modern. Orang-orang ini mungkin dapatkan ide ini dari budaya chic atau  kontemporer dari kalangan fashion tinggi dimana penggunaan syal tidak kehilangan daya tariknya. Pada zaman dulu, terutama pada masa Yunani dan Romawi … penggunaan selendang telah meluas. Orang-orang pada zaman menyebut syal-syal sebagai sudarim yang secara harfiah berarti kain keringat. Orang-orang memakai mereka untuk menyerap keringat saat bekerja atau bepergian selama cuaca panas.

Selama Abad Pertengahan sampai dengan masa Renaissance, mereka telah digunakan oleh kaum bangsawan untuk menunjukkan kelas dan strata sosial. Hal ini disebabkan pembukaan jalur perdagangan dari Timur Jauh ke Cina … yang membawa item eksotis, kain dan bahan termasuk sutra terbaik. Pada masa itu, hanya orang kaya dan bangsawan atas saja yang mampu membelinya. Sutra memancarkan cahaya kemilau alami terbaik yang serat alami dapat menghasilkan. Ini merupakan bahan pilihan untuk syal ini dan sampai sekarang sutra adalah bahan yang masih paling dicari.

Syal Kepentingan Sosial:
budaya Barat telah menggunakan aksesori ini baik sebagai aksesori fashion atau sebagai pakaian pelindung sesuai dengan cuaca. Dalam kebudayaan lain, syal digunakan secara meluas untuk kepentingan agama dan budaya. Sebuah contoh klasik adalah selendang atau jilbab dipakai oleh perempuan dalam budaya Muslim sebagai tanda kerendahan hati seperti yang dijelaskan dalam Alqur’an. Tutup kepala ini merupakan bagian dari pakaian luar mereka dan disebut abaya, secara tradisional warnanya hitam … tetapi telah berkembang di beberapa negara menjadi warna dan material yang lain.

Manfaat Menggunakan Syal:
Mereka dikenakan karena dua tujuan utama: untuk fungsi dan penggunaan praktis.

Secara fungsional syal pada dasarnya digunakan berhubungan dengan cuaca atau eksposur terhadap elemen-elemen luar. Mereka dapat digunakan untuk memberikan kehangatan ekstra, terutama selama musim dingin yang perlu dipakai secara ekstensif sepanjang hari. Bahkan jika tidak pada musim dingin, bila akan keluar pada malam yang dingin dan berangin, syal akan diperlukan untuk kehangatan tambahan dengan dililitkan leher. Manfaat lain yang dapat berasal dari syal adalah perlindungan untuk rambut atau kepala sendiri terhadap partikel debu atau angin. Ini adalah sangat berguna terutama jika Anda naik mobil terbuka atau menyeberangi sungai atau danau di kapal feri.

Tentu saja, manfaat paling dasar yang pemakai dapatkan dari aksesori ini adalah gaya,  mode yang dapat menambah atau meningkatkan style dan gaya anda sehingga tidak terlihat membosankan dengan pakaian yang ada sekarang. Penambahan syal sederhana pada dress dapat membuat anda terlihat lebih anggun, atau apabila anda berani mencoba mengenakan bandana atau syal kecil  yang secara drastis akan mengubah gaya Anda secara instan. Syal dapat dipakai untuk tampil dengan gaya apapun dan bisa dikombinasi apapun dengan pakaian yang ada di lemari Anda, asalkan desainnya cocok dan saling melengkapi satu sama lain. Ada kemungkinan yang tak terbatas dan Anda sebagai pemakai akan mendapatkan manfaat dari semua itu.

baju/blogdetik.com

2 Responses to “Syal – Asesoris Fashion – Sejarah dan Fungsinya”

  1. Butik Baju Online May 12, 2011 at 4:46 am #

    banyak manfaatnya ya ternyata…

    Baju Bali Murah

  2. mahanigallery May 12, 2011 at 7:10 am #

    🙂 makasih udh mampir ya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: