“Peeling” Bikin Kulit Jadi Tipis?

30 Apr

Kondisi kulit kita pasti berubah seiring dengan pertambahan usia, serta selalu terpengaruh paparan sinar UV yang dapat merusak kulit. Hal lain yang turun memengaruhi kesehatan kulit adalah teknik perawatannya. Bila kita kurang disiplin, kulit bisa terlihat kusam dan mengalami proses penuaan lebih cepat. Garis halus dan kerutan lekas muncul sehingga memengaruhi kecantikan kita.

Peeling, misalnya, sering dikatakan sebagai cara yang efektif untuk merangsang pergantian kulit. Tetapi benarkah proses pengelupasan kulit ini bisa membuat kulit jadi tipis?

Ternyata, tidak. “Asam glukolat, senyawa kimia yang digunakan untuk proses chemical peeling, bermanfaat dalam merangsang produksi kolagen, di samping membuat kulit tampak lebih cerah,” tutur dr Sandra Widaty, SpKK(K), spesialis kulit dan kelamin dari Departemen Kesehatan Kulit dan Kelamin FKUI-RSCM.

Alaminya, 30 hari sekali kulit akan beregenerasi dengan sendirinya. Namun, pertambahan usia membuat kemampuan ini dapat melambat. Walhasil, kulit wajah kita jadi terlihat lebih kusam dan gelap.

Alih-alih membuat kulit tipis, peeling malah bisa menghilangkan noda di wajah. Yang penting, disesuaikan dengan kondisi wajah. Misalnya, bila sedang berjerawat, gunakan produk peeling yang mengandung salicylic acid untuk mencegah jerawat meradang. Jika noda disebabkan oleh sengatan matahari, gunakan yang mengandung glycolic acid.

(Prevention Indonesia/Christina)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: