6 Tipe Ekor Gaun Pengantin

15 May

img

Dok. Thinkstock

Dimulai pada abad ke 16, gaun pengantin putih panjang merupakan perlambangan dari kesucian seorang wanita dan juga kejayaan bagi sebuah keluarga kerajaan di daratan Eropa. Dipopulerkan lagi pada tahun 1800 oleh keluarga kerajaan Inggris, dengan semakin panjangnya baju mempelai saat itu, berarti semakin tinggi pula derajat dan tingkat kekuasaan dari pasangan tersebut.
Di masa modern seperti sekarang ini banyak pilihan yang bisa mempelai dapatkan untuk gaun pengantin, mulai dari gaun yang penuh dengan embroidery, dari jenis bahan satin, chiffon, taffeta ataupun shantung yang beratnya juga bervariasi mulai dari 1 kilo sampai dengan 3 kilo. Untuk panjang gaun pengantin juga beraneka ragam ukuran, ada yang hanya sampai kaki, ataupun sampai tangga di luar altar.

Apapun model baju pengantin harus diingat kembali untuk selalu memilih baju yang terbaik bagi bentuk tubuh, karena tidak semua baju yang terpajang di toko akan selalu cocok untuk hari bahagia Anda. Jangan sampai terjebak dalam kecemasan ketika Anda mulai berjalan di pelaminan ataupun altar. Selalu konsultasikan model dan bentuk baju seperti yang Anda inginkan mengikuti ukuran tubuh. Agar tampil mempesona tanpa salah kostum, ini 6 jenis ekor gaun pengantin yang nantinya akan sering Anda jumpai:

No Train

Bagi Anda yang tidak terbiasa menggunakan high heels terlalu tinggi, baju pengantin dari Modern Bride Bridal sangat cocok bagi Anda yang kurang nyaman dengan gaun panjang yang dapat membuat langkah Anda ke altar menjadi tidak meyakinkan. Dengan model gaun berbentuk A line, baju pengantin jenis ini dirancang dengan panjang hanya sampai kaki, didesain atasan strapless atau tanpa tali membuat penampilan Hari H Anda menjadi lebih menawan. Selain itu bila Anda menginginkan pesta luar ruangan, Anda tidak perlu repot untuk mengganti gaun tersebut.

Sweeping Train

Panjang dari gaun ini relatif sedang, karena tidak terlalu panjang ataupun sebaliknya, asalkan Anda terbiasa untuk memakai high heels saat bekerja dan santai merupakan hal yang sangat disarankan bagi para mempelai yang ingin menggunakan gaun ini. Phangsanny mengeluarkan baju pengantin jenis column. Ditambah halter neck pada bagian atas dan gaun simpel ini pun semakin cantik untuk yang memakainya.

Agar Anda terbiasa melangkah di dalam gaun ini, yang harus Anda lakukan ialah cukup dengan menendang bagian depan gaun dan mulai berpijak. Jadi langkah yang tepat selain berlatih menggunakan high heels, mulai dari sekarang berlatih pula untuk menendang dan berpijak.

Chapel Length Train

Terlalu banyak embroidery bagi wanita yang berbadan lebar tidak terlalu disarankan, hal ini justru akan menambah kesan penuh untuk tubuh. Untuk gaun dari Modern Bride Bridal ini, mereka menggunakan train yang sangat sering dijumpai baik untuk foto pre wedding ataupun untuk dikenakan pada hari indah Anda. Untuk cara berjalan tidak jauh berbeda dengan sweeping train. Untuk gaun jenis chapel sendiri panjang gaun biasanya sekitar 1 – 1,5 m dari pinggang. Dengan potongan gaun berbentuk A line lurus, memungkinkan langkah Anda di pelaminan menjadi lebih mantap karena tidak banyaknya bahan yang menjuntai.

Semi Cathedral Length Train

Gaun merupakan salah satu esensi bagi hadirnya sebuah pesta perkawinan. Maya Bridal memberikan gaun dengan panjang jenis semi cathedral, dimana panjang dari gaun tersebut merupakan perpaduan setengah panjang dari chapel dan sudah tentu cathedral.

Harap diingat, untuk Anda yang ingin menggunakan semi cathedral, jangan lupa saat fitting baju, kenakan pula high heels yang akan digunakan pada saat Anda memakai gaun tersebut. Pastikan Anda dapat berjalan tanpa tenggelam dengan gaun yang akan Anda pakai. Biasanya train pada gaun jenis ini, bisa diaplikasi dalam dua cara, yaitu panjang train menyatu dengan bustier atau pun dapat dipisah untuk penggunaan setelah acara formal selesai.

Cathedral Length Train

El Bride memberikan sentuhan dua lipatan dari mulai pinggang dengan panjang gaun cathedral berkisar antara 1,8 – 222 m, menjadikan semua tamu wanita yang hadir akan iri dibuatnya. Bagi sebagian masyarakat Indonesia yang mempunyai badan bukan seukuran model atau biasa yang disebut petite, tidak ada salahnya mengkonsultasikan tinggi badan Anda sebelum mencobanya. El Bride dapat membantu dalam mendesain gaun untuk tubuh mungil Anda. Jangan sampai tertipu dengan gaun yang biasa Anda temukan di toko.

Proses fitting adalah cara yang paling aman untuk membuat gaun impian Anda. Dengan berat kurang lebih satu kilo maka sediakan waktu kurang lebih 6 – 8 bulan untuk mulai mempersiapkannya. Jangan lupa berlatihlah berjalan sebelum saatnya tiba.

Royal Train

Ingatkah Anda dengan gaun pengantin Lady Diana? Itulah gaun yang dikenal dengan sebutan royal train, dengan panjang kurang lebih 3 meter, membuat semua wanita yang mengenakannya akan terlihat sungguh menyerupai ratu. Namun jangan kaget dengan berat yang akan bertambah saat Anda telah mengenakannya.

Apapun bahan yang digunakan dengan panjang gaun mulai dari pinggang sampai dengan luar altar, tetap saja akan membuat wanita yang memakainya dipastikan akan memikul beban lebih. Maya Bridal membantu Anda mengantisipasi dalam mengenakan gaun dengan train paling panjang ini. Jangan lupa untuk selalu berlatih sebelum acara tiba, kami sarankan agar wanita bertubuh mungil kurang dianjurkan dalam pemilihan gaun dengan tipe royal train ini. Karena selain berat yang akan menimpa tubuh mungil, Anda pun akan tenggelam bersama panjangnya train.

http://www.wolipop.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: