Merawat Kain Sutera: Mending Dicuci Sendiri atau Di-Laundry?

28 May

Sutera identik dengan kemewahan. Meskipun relatif tahan lama, protein serat sutera sama dengan rambut manusia yang perlu dirawat agar tetap terlihat baik. Dengan mengetahui cara yang tepat, Anda dapat menyimpan pakaian sutera Anda dalam kondisi puncak selama bertahun-tahun.

Bagaimana merawat sutera secara tepat? Apakah sebaiknya dicuci sendiri atau di binatu? Berikut ini tips-nya:

# Simpanlah sutera di tempat yang kering dan tidak lembab. Gunakan selalu hanger atau gantungan pakaian yang terbuat dari bahan lembut, yang dilapisi busa. Hindari menyimpan pakaian berbahan sutera di tempat yang terkena cahaya matahari langsung. Gunakan akar wangi untuk mengusir ngengat pada tempat/almari penyimpanan pakaian.# Hindari menyetrika langsung di permukaan kain sutera. Gunakan kain atau pakaian untuk melapisi kain sutera Anda ketika diseterika.

# Bila pakaian sutera yang Anda beli dalam bentuk jadi, perhatikan saran perawatannya. Biasanya untuk sutera murni (100 persen dari bahan kokon sutera), disarankan untuk dicuci dengan cara dry cleaning (cuci kering). Untuk sutera dupioni yang ringan seperti sutra sifon, sutra China, dan krep de Chine, dry-cleaning juga merupakan pilihan terbaik.
# Dry cleaning membantu menjaga tekstur kain asli, walau membawa beberapa risiko; larutan pembersih bisa jadi tidak sesuai dengan sutera dan sutera dapat rusak jika ditempatkan di tabung  yang sama dengan kain kasar. Dicuci dengan tangan dalam air hangat adalah pilihan terbaik. Apalagi untuk sutera yang tipis, bagian kain yang tertindas jahitan bisa jadi problem tersendiri. Sutera yang baik kualitasnya cenderung tampak lebih baik dan bertahan lebih lama ketika dicuci tangan. Lapisan alami pada serat sutra bereaksi dengan baik dengan air hangat

# Jangan diperas ketika mengeringkan. Cara terbaik untuk mengeringkannya adalah dengan digulung menggunakan handuk, seperti saat kita membuat rolade. tekan perlahan-lahan sampai air terserap handuk. Atau biarkan kering dengan sendirinya tertiup angin. Jangan dijemur di bawah sinar matahari langsung.

Sumber:republika.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: