Sejarah kain jeans

28 May

Denim lebih dari sekedar bahan yang disusun atas rangkaian kapas. Awalnya Denim memunculkan sejumlah opini dari parasejarawan, designer, para kaum muda, bintang film dan penulis. Di tahun 1969 seorang penulis untuk majalah American Fabrics menyebutkan, ” Denim adalah salah satu bahan tertua didunia, dan hingga saat ini pun bahan tersebut masih dikenal semua orang. Apabila bahan tersebut masih terus digunakan maka Denim akan selalu menjadi incaran”.

Berdasar pada Legenda dan fakta, sejumlah ahli bahasa berupaya untuk mencari tahu sejarah dari kata Denim. Sebagian besar buku referensi menyebutkan, Denim merupakan kata yang diambil dari sebuah frase asal Perancis ” Serge De Nimes” atau dengan kata lain kain yang berasal dari sebuah kota Nimes di Perancis. Walau demikian, sejumlah ahli bahasa mulai mempertanyakan penjelasan tersebut.
Asli dari Eropa Kain Serge de Nimes membawa mereka kembali ke Perancis diabad ke-17. Pada saat yang sama di Perancis ada pula kain yang dikenal dengan nama Nim. Kedua bahan tersebut ternyata berkomposisi sama yakni berupa susunan dari sejumlah benang wool.
Serge De nime ternyata juga dikenal di Inggris sebelum akhir abad ke-17. Namun kemudian muncul pertanyaan apakah bahan tersebut diimport dari Perancis atau apakah bahan tersebut merupakan bahan yang sama dengan nama yang kebetulan sama pula. Bahan yang diberi nama sesuai dengan lokasi geografis ini, ternyata juga dibuat di manapun. Nama yang beredar sempat dipinjam untuk keperluan penjualan. Belakangan diketahui bahwa Serge De Nimes juga dibuat di Inggris dan bukan di Nimes, Perancis.
Namun tetap saja, untuk mengetahui dari mana kata Denim berasal bukanlah hal yang muda. Apakah Denim merupakan kependekan dari Serge Denim. Jika dilihat dari bahan dasarnya Serge De Nimes sendiri dibuat dengan bahan dasar sutra dan wool. Sementara Denim dibuat dengan bahan dasar Wool saja. Lagi-lagi hal tersebut cukup membingunkan. Hubungan diantara dua kain yang disebutkan hanyalah namanya saja. Apakah Serge De nime merupakan kata original dari Denim yang berarti kain tersebut dibuat ulang dari bahan dasar wool yang akhirnya diberi nama Nim ? Dan apakah Serge De Nimes lebih dikenal luas dari pada Nim dan akhirnya terjadi kesalahan saat mengartikan kata ketika kain tersebut memasuki pasaran Inggris ? Sepertinya hal tersebut sulit untuk diketahui
Yang lebih membingungkan dari semua yang dijelaskan diatas, yakni munculnya bahan lain yang dikenal dengan Jeans, yang muncul pada saat yang sama. Penelitian atas kain tersebut menghasilkan sebuah campuran dari sejumlah bahan dasar. Yakni ; kapas, Linen dan wool yang digabungkan menjadi satu. Bahan tersebut berasal dari Genoa, Italy. Hal tersebut membuktikan bahwa sebuah kain dinamakan sesuai dengan tempat pertama kali ia diperkenalkan. Jeans kemudian menjadi sangat populer dan diimport oleh Inggris dalam jumlah besar hingga abad ke-16. Setelah akhir periode tersebut Jean kemudian di produksi di Lancashire. Pada abad ke 18, kain Jeans dibuat seluruhnya dengan bahan dasar kapas untuk membuat pakaian pria. Kelebihan dari bahan tersebut yakni tahan lama walaupun beberapa kali dicuci.
Popularitas Denim pun sama. Kain Denim dinilai kuat dan lebih mahal dari pada Jeans dan kedua kain tersebut memiliki kesamaan dalam sejumlah hal. Namun diantara keduanya terdapat perbedaan yang cukup besar. Denim dibuat dengan perpaduan antara benang satu warna dan benang putih. Sementara Jean dibuat dengan penggambungan dua benang dengan warna yang sama

jeansstylelinsuy.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: