Wajah Putih Bukan Ukuran Kecantikan

22 Aug

TAKARAN kulit indah tak hanya menyoal putih semata. Lebih dari itu, kulit yang sehat dan bebas penuaan dini jauh lebih penting dari persepsi putih yang sudah menjadi tolak ukur cantik di kalangan wanita.

Apa persepsi cantik menurut Anda? Jika pertanyaan ini diajukan mungkin jawabannya ketika kulit Anda tampak putih. Ya, hal ini memang sudah menjadi jawaban umum yang melekat di benak para wanita.

Hal ini pun ditegaskan berdasarkan survei yang diadakan oleh Independent Research Agency Taylor Nelson Sofres (TNS) kepada 1.800 wanita yang berusia antara 20-39 tahun di lima negara Asia, yakni India, Indonesia, Korea, Filipina, dan Thailand yang dilakukan para Maret 2011.
“Sebanyak 80 persen wanita Indonesia percaya kulit yang bagus adalah tampak cerah. Tak heran, sejak usia 20 tahun para wanita cenderung konsentrasi membuat kulit mereka terlihat putih ketimbang melawan tanda-tanda penuaan,” kata Junita Kartikasari selaku  P&G Home Products Indonesia dalam paparannya saat acara Olay Total Effects di The Immigrant, Plaza Indonesia, Jakarta, Kamis (11/8/2011).

Masih dari hasil survei yang sama juga ditemukan bahwa 1 dari 3 wanita Asia usia 20 tahun menunda menggunakan perawatan kulit anti-aging. Bahkan, 1 dari 3 wanita pun hanya menggunakan perawatan untuk whitening walaupun kulit mereka mengalami tanda-tanda penuaan.

Ya, mitos bahwa kulit cantik itu harus putih sepertinya memang telah melegenda. Dan sedianya, inilah persepsi yang perlu diluruskan. Pasalnya, cantik itu tak cukup dengan memiliki warna kulit putih semata karena kulit yang putih tidaklah selalu sehat. Justru, kulit yang cerah tanpa noda dengan rona alami membuat wajah terlihat sehat.

“Ketika kulit tidak kusam dan tidak kerut, justru dengan sendirinya akan terlihat sehat,” ulas Nita.

Apalagi, Anda perlu mengingat bahwa ancaman penuaan dini hadir di usia 20. Hal tersebut ditegaskan dalam survei yang didesain bersama Olay dan Dr Joyce Lim, seorang dermatologis terkemuka dari Singapura yang menemukan bahwa wanita Asia mulai melihat tanda-tanda penuaan pada usia rata-rata 25 tahun 7 bulan.

Solusi untuk mengatasi tersebut tentunya terpulang kembali pada diri Anda. Jika ingin terhindar dari gangguan tersebut, Anda pun perlu melakukan perawatan wajah secara lebih intensif sejak dini. Hal ini sangat ampuh mengurangi tanda-tanda penuaan, seperti dikatakan sebuah studi yang dilakukan oleh Hillebrand G.G Liang Z, Yan X and Yoshii T yang tertuang pada British Journal of Dermatology pada Februari 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: