Metamorfosis Jilbab, Ketagihannya Sama Seperti Baju dan Tas

20 Dec

Jilbab, saat ini tidak hanya diposisikan sebagai sebauh kewajiban ritual yang kerap dikenakan para Muslimah. Namun, telah bermetamorfosa menjadi semacam sebuah gaya hidup Muslimah.

Sama seperti orang yang ketagihan baju atau tas, ternyata orang juga bisa ketagihan jilbab. Jan Knaap, pengambil inisiatif Hoofdboek, majalah khusus Jilbab dari Belanda, mengetahui hal itu dari pengalamannya sendiri.

“Saya pernah punya seorang babysit Maroko yang berjilbab. Dia memiliki beragam jilbab. Saya penasaran berapa banyak jilbab yang dimiliki,” ungkapnya seperti dikutip dari RNW, Ahad (27/11).

Ternyata dia menyimpan lebih dari 50 jilbab di lemarinya. Knaap mengajukan pertanyaan sama kepada wanita-wanita pelayan pasar swalayan. Mereka kadangkala memiliki lebih dari seratus jilbab.

“Jumlah jilbab yang dimiliki wanita muslimah ternyata lebih banyak daripada yang disangka rata-rata orang Belanda. Itu membuat saya berpikir. Terutama karena teman-teman dan kenalan saya menyangka para perempuan itu hanya memiliki empat atau lima jilbab. Paling banyak satu untuk setiap hari. Jadi ada pendirian berat-sebelah seputar jilbab. Jilbab dianggap lambang penindasan. Proyek ini dimaksud untuk mengubah pandangan masyarakat,” bebernya.

Jilbab adalah tanda identitas atau religi. Selain itu juga asesoris mode yang tidak selalu murah. Juga rumah mode terkenal seperti Chanel dan Gucci menemukan pasar itu dan telah mengeluarkan jilbab haute couture.

Sumber:Republika.co.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: