Bahaya di Balik Pemakaian Cat Kuku

15 Apr

189681_cat-kuku-atau-kuteks-warna-merah_663_382Menghias kuku dengan warna-warna menarik menjadi bagian dari kegiatan wanita mempercantik penampilan. Tapi coba perhatikan, apakan cat kuku yang Anda aplikasikan meninggalkan noda kekuningan pada permukaan kuku.

Warna kuku kekuningan ini memang tidak selalu disebabkan oleh racun dari bahan kimia cat kuku. Namun bukan berarti Anda dapat terus menutupi kuku dengan pilihan warna-warna genit ini. Yang perlu diperhatikan adalah komposisi bahan kimia yang terkandung di dalam cat kuku.
Kuku sendiri terdiri dari sel-sel epidermis. Sel yang mengandung protein untuk mencegah kerusakan. Kuku juga memiliki pori-pori dan rongga, di mana cat kuku sangat mungkin menetap di dalamnya.
Noda kekuningan yang Anda lihat pada kuku umumnya berasal dari noda cat kuku yang menumpuk di pori-pori kuku. Selain pigmen yang memberikan warna, cat kuku berisi nitroselulosa, pengencer atau etil asetat dan resin. Ada pula cat kuku yang menambahkan bahan kimia lain seperti stabilizer agar warna tidak cepat pudar.
Semua bahan kimia tersebut beracun untuk tubuh. Selain merusak kuku secara langsung, aroma cat kuku basah juga dapat mengganggu pernapasan.
Sumber vivanews.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: